Apakah SimMUTU®?
SimMUTU adalah sebuah aplikasi berbasis web yang berfungsi untuk mengelola Data Indikator Mutu (IMUT), Insiden Keselamatan Pasien (IKP), Manajemen Risiko dan K3 Rumah Sakit Terintegrasi dengan metode Plan, Do, Check dan Act (PDCA)
1. Manajemen Indikator Mutu
Modul Manajemen Indikator Mutu ini akan memfasilitasi proses pengelolaan data Indikator mutu yang dimulai dengan kegiatan analisis prioritas masalah mutu, penyusunan profil mutu, penetapan rumah sakit/ departemen penanggungjawab data, pengumpulan data, pelaporan dan analisis indikator mutu, pemberian feedback dan tindaklanjut upaya perbaikan mutu dengan metode Plan-Do-Study-Act (PDSA). Hasil dari analisis mutu ini bisa digunakan untuk laporan mutu kepada Kementerian Kesehatan dengan cara copy-paste dari SimMUTU ke aplikasi SIMAR milik Kementerian Kesehatan R.I.
2. Manajemen Insiden Keselamatan Pasien
Modul Manajemen Insiden Keselamatan Pasien ini akan memudahkan dan memfasilitasi
proses penanganan insiden keselamatan pasien pada internal rumah sakit, dimana
di dalam modul ini terdapat fasilitas untuk:
a. Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien secara online dalam SimMUTU.
b. Grading risiko untuk mendapatkan tingkat risiko (bands) biru, hijau, kuning
dan merah secara otomatis.
c. Investigasi Sederhana dan Investigasi Komprehensive dengan Root Cause
Analysis (RCA).
d. Menyiapkan dan melaporkan Insiden kepada Kementerian Kesehatan melalui
aplikasi mutufaryankes.kemkes.go.id.
3. Manajemen Risiko dan K3RS?
Manajemen Risiko adalah proses yang proaktif dan kontinu meliputi identifikasi,
analisis, evaluasi, pengendalian, informasi komunikasi, pemantauan, dan
pelaporan risiko, termasuk berbagai strategi yang dijalankan untuk mengelola
risiko dan potensinya.
Modul manajemen risiko terintegrasi di dalam SimMUTU mengacu pada Peraturan
Menteri Kesehatan nomor 25 tahun 2019 yang meliputi:
a. Komunikasi dan Konsultasi
Sub modul Komunikasi dan Konsultasi didalam SimMUTU merupakan fasilitas
untuk mendokumentasikan kegiatan komunikasi dan konsultasi terkait risiko yang
ada di rumah sakit.
b. Penetapan Konteks
Penetapan Konteks di dalam modul ini adalah konteks terkait manajemen risiko
meliputi konteks eksternal dan internal, konteks manajemen risiko dan kriteria
risiko. Modul Kriteria risiko terdiri dari Jenis Risiko, Probabilitas, Dampak dan matrix
grading risiko sebagai acuan dalam penetapan peringkat risiko.
c. Penilaian Risiko
Penilaian risiko adalah terdiri dari :
1) Identifikasi Risiko yaitu kegiatan mengidentifikasi kegiatan, penyebab, dan
proses terjadinya peristiwa risiko yang dapat menghalangi, menurunkan, atau
menunda tercapainya tujuan dan sasaran unit kerja dan mendokumentasikan proses
identifikasi risiko dalam sebuah daftar risiko.
2) Analisis Risiko dilakukan dengan menilai risiko dari sisi Tingkat Risiko (TR)
yaitu ditentukan berdasarkan tingkat Dampak Risiko (D) dan Kemungkinan
terjadinya Risiko (P).
3) Evaluasi Risiko adalah proses membandingkan antara hasil analisis risiko
dengan kriteria risiko yang telah ditetapkan untuk menentukan apakah risiko
dapat diterima/ ditoleransi atau tidak.
d. Perlakuan Risiko
Penanganan Risiko, yaitu tindaklanjut dari evaluasi risiko, yang meliputi
perencanaan pengendalian dengan mendeskripsikan kegiatan pengendalian/ tambahan,
siapa yang bertanggung jawab dan kapan dilakukan dan pelaksanaan atas rencana
pengendalian risiko dengan dibukti dengan dokumen bukti pelaksanaan.
e. Monitoring dan Reviu
Monitoring dan Reviu Risiko, adalah pemantauan terhadap kinerja/ tindaklanjut
atas penanganan risiko dan peninjauan/ pengkajian berkala.